Tuesday, December 25, 2012

Asas dan Sarana Hubungan Internasional

Setelah sebelumnya kita membahas tentang Arti Penting Hubungan Internasional, maka pada posting kali ini kita akan membahas mengenai Asas dan Sarana Hubungan Internasional.

Asas Hubungan Internasional
Dalam pelaksanaannya, hubungan internasional yang dikonsep dan dilaksanakan oleh suatu negara berpijak pada tiga asas, antara lain yaitu asas teritorial, asas kebangsaan (nasionalitas), dan asas kepentingan umum.
  1. Asas teritorial, yaitu asas kekuasaan wilayah atau daerah. Negara berhak melaksanakan hukum seluruh penduduk dan materi yang ada di wilayah kekuasaannya.
  2. Asas kebangsaan atau nasionalitas, yaitu asas kekuasaan negara terhadap warga. Setiap warga negara, di manapun ia berada, mendapatkan perlakuan hukurn sama. Asas memiliki kekuatan extraterritorial, kekuasaan lintas wilayah.
  3. Asas kepentingan umum, artinya negara memiliki wewenang atau otoritas untuk melindungi dan mengatur berbagai kepentingan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tiga asas ini saling berkaitan, dan tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu, ketiganya harus mendapatkan perhatian khusus oleh setiap negara.
asas sarana hubungan internasional

Sarana Hubungan Internasional
Sarana artinya alat atau instrumen untuk melakukan atau mewujudkan sesuatu tujuan. Berkaitan dengan pelaksanaan hubungan internasional, ada beberapa sarana hubungan internasional yang dapat digunakan oleh suatu negara, meliputi hal-hal sebagai berikut.

a. Diplomasi
Secara umum, diplomasi didefinisikan sebagai proses komunikasi antarpelaku politik internasional. Diplomasi merupakan instrumen untuk mencapai tujuan kebijakan politik internasional suatu negara. Diplomasi, biasanya, dilakukan kementerian internasional, kedutaan besar, atau konsultan yang mewakili negara. Jika diplomasi gagal dilakukan suatu negara yang berkepentingan, kemungkinan besar dapat terjadi kasus internasional atau perang.

b. Negosiasi
Langkah bernegosiasi dilakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi antara dua negara yang berselisih tanpa melibatkan pihak ketiga. Negosiasi biasa disebut perundingan damai yang diadakan dalam perjanjian bilateral disebut talk, sedangkan dalam perjanjian multilateral biasa disebut diplomatic conference.

Selain negosiasi secara resmi, ada juga negosiasi yang "tidak resmi" atau tidak sesuai dengan yang biasa disebut coridor talk. Salah satu contoh negosiasi tidak resmi adalah ketika mantan Perdana Menteri Indonesia, Mohammad Natsir, melakukan negosiasi kepada koleganya Perdana Menteri Jepang untuk mencairkan bantuan ekonomi. Hasilnya, Perdana Menteri Jepang mau mencairkan bantuan yang dimaksud.

c. Lobi
Langkah ini merupakan kegiatan politik yang dilakukan untuk memengaruhi negara tertentu. Lobi juga disebut sebagai perundingan tidak resmi. Langkah lobi clilakukan untuk memastikan bahwa pandangan atau kepentingan suatu negara dapat tersampaikan.

Jadi, lobi merupakan bentuk partisipasi politik yang mencakup usaha individu atau kelompok untuk memengaruhi para pejabat pemerintah atau pemimpin politik dengan tujuan memengaruhi keputusan politik atau masalah yang rnenguntungkan sejumlah orang.

Artikel Terkait :

0 komentar:

Post a Comment